Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
My Blog My Blog

My WordPress Blog

My Blog My Blog

My WordPress Blog

  • Home
  • About Us
  • Button & Separator
  • Columns Block
  • Contact
  • Default Width
  • Image & Gallery Block
  • Left Sidebar
  • Narrow Width
  • Quote Block
  • Right Sidebar
  • Table Block
  • Home
  • About Us
  • Button & Separator
  • Columns Block
  • Contact
  • Default Width
  • Image & Gallery Block
  • Left Sidebar
  • Narrow Width
  • Quote Block
  • Right Sidebar
  • Table Block
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Desa

Polres Tegal Petakan Titik Rawan Konflik Jelang Pilkades 2026

By admin
October 25, 2026 3 Min Read
0

SLAWI – Menjelang puncak pesta demokrasi tingkat desa, Kepolisian Resor (Polres) Tegal secara resmi merilis pemetaan titik rawan konflik guna mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Langkah preventif ini diambil untuk memastikan stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Tegal tetap terjaga selama proses pemungutan suara berlangsung.

Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasetyo, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin kecolongan dengan dinamika politik di akar rumput. Berdasarkan hasil analisis intelijen dan evaluasi kerawanan daerah, Polres Tegal telah mengelompokkan desa-desa penyelenggara ke dalam beberapa kategori pengamanan, mulai dari kategori Kurang Rawan, Rawan, hingga Sangat Rawan.

“Kami sudah melakukan mapping secara menyeluruh. Fokus kami adalah memastikan hak suara warga terlindungi tanpa ada intimidasi atau gangguan fisik. Pengamanan akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan di masing-masing desa,” ujar AKBP Bayu Prasetyo dalam keterangannya di Slawi, Sabtu (24/10/2026).

Berita Tegal
Ilustrasi: Pengamanan intensif dilakukan jajaran Polres Tegal menjelang pemungutan suara Pilkades Serentak 2026.

Pemetaan ini mencakup analisis terhadap sejarah konflik horizontal di desa tersebut, jumlah calon kepala desa yang bertarung, hingga potensi keterlibatan pihak luar atau penyandang dana (botoh). Menurut data dari Antara News Jateng, pengawasan terhadap praktik perjudian dalam Pilkades menjadi salah satu prioritas utama Polri dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun ini.

Kategori ‘Sangat Rawan’ biasanya ditetapkan bagi desa yang memiliki rekam jejak gesekan antar-pendukung yang tinggi atau desa dengan jumlah calon yang hanya dua orang (head-to-head). Di titik-titik ini, Polres Tegal akan menempatkan personel lebih banyak dan memperkuat patroli skala besar yang melibatkan unsur TNI dari Kodim 0712/Tegal serta Satpol PP.

Bupati Tegal, H. Ischak Maulana Rohman, turut memberikan dukungan penuh terhadap langkah Polres. Menurutnya, kesiapan regulasi dan keamanan adalah dua kunci utama suksesnya hajatan ini. “Kita ingin Pilkades 2026 ini melahirkan pemimpin yang akuntabel. Keamanan adalah fondasi agar masyarakat tenang datang ke TPS,” tuturnya saat ditemui di gedung Portal Resmi Pemkab Tegal.

Selain ancaman bentrokan fisik, polisi juga mewaspadai pergerakan di dunia maya. Tim Siber Polres Tegal telah diinstruksikan untuk memantau penyebaran hoaks dan ujaran kebencian bermuatan SARA yang dapat memicu konflik di lapangan. Polisi mengingatkan bahwa provokasi digital seringkali menjadi pematik keributan di dunia nyata antar-tetangga desa.

Strategi pengamanan yang diterapkan mencakup pola 2-6-12 untuk wilayah kurang rawan, di mana dua personel Polri mengawasi enam Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibantu 12 anggota Linmas. Sementara untuk wilayah sangat rawan, personel Polri akan ditempatkan secara melekat di setiap TPS guna mencegah potensi sabotase atau intimidasi kepada pemilih.

Kapolres juga mengimbau para calon kepala desa untuk siap menang dan siap kalah. Ia menekankan bahwa kontestasi politik desa adalah ajang adu gagasan untuk kemajuan desa, bukan sarana perpecahan. Para pendukung diminta untuk tetap mengedepankan etika dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

“Mari kita jadikan Pilkades 2026 sebagai cerminan kedewasaan berdemokrasi warga Tegal. Jangan sampai hanya karena beda pilihan, tali silaturahmi yang sudah dibangun bertahun-tahun harus terputus,” tambah AKBP Bayu Prasetyo dengan nada persuasif namun tegas.

Operasi pengamanan ini direncanakan akan terus berlangsung hingga tahap pelantikan kepala desa terpilih nanti. Dengan koordinasi lintas sektoral yang solid, Polres Tegal optimis pemungutan suara yang akan dilaksanakan besok dan dalam beberapa hari ke depan akan berjalan lancar tanpa gangguan keamanan yang berarti.

Bagi Anda yang melihat atau mengetahui adanya indikasi kecurangan, politik uang, maupun upaya mobilisasi massa yang mencurigakan, Polres Tegal telah menyediakan layanan pengaduan cepat. Masyarakat diminta aktif melapor agar potensi gangguan dapat segera diredam sebelum meluas menjadi konflik terbuka.

***

Sumber Utama: Antara News Jateng

Tags:

DesaPilkades
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Dispermasdes Tegal Gembleng Panitia Desa Gunakan Aplikasi E-Voting

Next

Massa Tegal Mengamuk, Polisi Pakai Tameng Evakuasi Pelaku Cabul

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Search

Blocksy: Search Block

Posts

Categories

  • Desa
  • General

Discere veritus detraxit pri ut, sea ei dicunt theophrastus. Eum harum animal debitis cu

Melissa Peterson

Popular Posts

Contact Info

Lorem ipsum dolor sit amet has ignota putent ridens aliquid indoctum anad movet graece vimut omnes.

Blocksy: Contact Info

Terms & Services | Privacy Policy

Copyright 2026 — My Blog. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme