Adu Gagasan Bukan Gesekan, Cakades Adiwerna-Dukuhturi Ikrar Damai
Slawi, Tegal – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Kecamatan Adiwerna pada Sabtu pagi, 24 Oktober 2026. Puluhan calon kepala desa (Cakades) dari wilayah Kecamatan Adiwerna dan Dukuhturi berkumpul untuk mengucapkan ikrar dalam Deklarasi Kampanye Damai. Momen ini menjadi tonggak penting guna memastikan stabilitas keamanan di wilayah penyangga Kota Tegal tersebut menjelang pemungutan suara.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimcam dari kedua kecamatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Tegal. Deklarasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, yang menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarkomunal di tengah kontestasi politik desa.
Ilustrasi: Persiapan pengamanan dan koordinasi lintas sektor menjelang tahapan krusial Pilkades di Kabupaten Tegal tahun 2026.
Kapolres Tegal, AKBP Febriyani Aer, yang baru saja memulai kepemimpinannya di Polres Tegal, memberikan atensi khusus pada wilayah Adiwerna dan Dukuhturi. Kedua kecamatan ini dinilai memiliki dinamika politik yang cukup tinggi. Pihak kepolisian menekankan bahwa setiap calon harus mampu mengendalikan massa pendukungnya agar tidak terjebak dalam provokasi atau isu hoaks.
“Kita ingin menciptakan pesta demokrasi tingkat desa yang bermartabat. Para calon kepala desa adalah pemimpin masa depan di wilayahnya, maka keteladanan dalam menjaga perdamaian harus ditunjukkan sejak masa kampanye,” ujar Camat Adiwerna, Wuryanto, saat memberikan sambutan di hadapan para kandidat.
Menurut informasi yang dihimpun dari portal berita Radar Tegal, deklarasi ini juga mencakup komitmen untuk menolak segala bentuk politik uang (money politics). Para calon menandatangani pakta integritas yang memuat poin-poin krusial, termasuk kesiapan untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada, baik menang maupun kalah.
Situasi keamanan di Kabupaten Tegal sendiri secara umum terpantau kondusif, meski petugas pemadam kebakaran (Damkar) sempat disibukkan dengan beberapa insiden kebakaran lahan di Dukuhturi dan Adiwerna dalam sepekan terakhir. Fokus aparat keamanan kini terbagi antara mitigasi bencana kekeringan dan pengawalan tahapan kampanye desa yang mulai menghangat.
Ketua panitia pemilihan di tingkat kecamatan menyatakan bahwa logistik pilkades saat ini telah memasuki tahap finalisasi. Selain pengamanan dari unsur Polri dan TNI, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di tiap desa juga telah diberikan pembekalan intensif. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gesekan di titik-titik rawan pemungutan suara.
Bagi Anda warga Adiwerna dan Dukuhturi, partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan tetap tenang adalah kunci kesuksesan pemilihan ini. Mari kita buktikan bahwa demokrasi di tingkat desa bisa berjalan dewasa tanpa harus mengorbankan paseduluran (persaudaraan) yang telah lama terjalin erat di masyarakat Tegal.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan foto bareng antarkandidat yang saling berjabat tangan. Gestur ini diharapkan dapat mendinginkan suasana di tingkat akar rumput. Setelah deklarasi ini, para calon akan memasuki masa kampanye terbuka sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia kabupaten.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal lengkap dan tahapan teknis pemilihan dapat diakses melalui laman resmi Pemerintah Kabupaten Tegal. Pastikan Anda tetap memperbarui informasi dari sumber yang valid guna menghindari disinformasi selama masa tenang hingga hari pencoblosan nanti.
***
Sumber Utama: Radar Tegal & Kabar Tegal